x

.

Sunday, 27 April 2014

Bram Kena Karma


Minggu, 27 April 2014

Malam ini terasa bosan sekali. Tidak ada paket internet, juga tidak ada teman smsan. Kalaupun ada teman buat smsan, pulsanya yang gak ada. Daripada gak ada kerjaan dan ngabis – ngabisin tisu, mending saya nulis tentang sesuatu yang tiba – tiba saja muncul di otak saya ini. Kejadiannya sebelum UN.

Siang itu, Wisnu sudah berada di rumah saya. Niatnya sih mau belajar, tapi rasa malas yang menjelma dalam wujud mengantuk, terlalu kuat hingga berhasil membuat saya dan Wisnu berhenti dari belajar. Awalnya, sih, cuma saya yang mengantuk dan berhenti belajar, Wisnu masih terus belajar. Sayangnya, tak butuh waktu lama baginya untuk berhenti dari belajar. Belum ada semenit, dia sudah ikut baring – baring di sebelah saya. Akhirnya, siang itu, kami menghabiskan waktu dengan bercerita omong kosong sambil baring – baring.

Hari menjelang sore. Tanpa diduga – duga, Bram dan Rinal datang. Sekarang kami menjadi berempat. Tak lama kemudian, Bram mengeluarkan notebook, memasang modem, kemudian online. Saya dan Wisnu masih tetap hanyut dalam rasa kantuk yang mendalam. Sedangkan perhatian Rinal hanya tertuju pada Hpnya.

Tak lama kemudian, Rinal mengatakan bahwa Bram sekarang lagi dekat dengan perempuan cantik di Facebook. Entah kenapa rasa ngantuk saya saat itu, hilang. Saya yang penasaran dengan perkataan Rinal, melihat ke arah notebook Bram, berharap Bram akan memberikan penjelasan tentang perkataan Rinal barusan. Bram pun dengan sigap, segera membua situs Facebook, lalu menuju ke sebuah profil seseorang yang bernama “ Bintang Lestari “. Bram senyum – senyum dan dengan bangga segera memperlihatkan orang yang bernama Bintang Lestari itu kepada saya. “ Cantik to bro ? “ Bram bilang begitu.

ini dia gambar dari profil Bintang Lestari :

Saya cuma bisa ketawa. Yaampun, Bram... Bram, saya baru tahu kalau dia itu gampang sekali ditipu. Kwkwkwkwkwkwk... itu kan fotonya Nabilah Ratna Ayu Azalia, personil JKT 48.

Tapi, namanya juga sudah cinta, Bram tetap teguh pada pendiriannya. Dia tidak percaya dengan apa yang saya bilang, padahal jelas – jelas itu Nabilah JKT 48. Sebagai teman yang baik, saya menyarankan kepada Bram untuk googling tentang Nabilah JKT 48, biar semuanya jelas. Lagi – lagi karena alasan cinta, dia tetap teguh dan bilang, “ cari bro! Kalo ko dapat, sa kasih ko 5000 ” . Rinal dan Wisnu cuma bisa ketawa.

1 menit kemudian...

Bingo! “ada nih Bram, co ko lihat “ kata saya setelah mendapat apa yang saya cari. Bram akhirnya berkata, “ Tuhaaarrrrrr “ setelah melihat dengan mata kepalanya sendiri apa yang saya tunjukkan kepadanya. Sekarang semuanya jelas. Rinal dan Wisnu lagi – lagi cuma bisa ketawa. Tapi kali ini, ketawanya lebih menjurus ke arah ejekan.

Tapi, saat saya bilang, “ Sudah to Bram ? mana 5000 ? “, Bram hanya membalas dengan sebuah senyuman simpul sarat makna. Dia sepertinya kecewa. Tidak lama berselang, dia bilang, “ libur saja! Cadangan masih banyak! ”. Hahahahahaha... anak ini memang alasan terlalu banyak e. Semenjak hari itu, Rinal, Wisnu, dan saya memanggil Bram dengan sebutan “ BL “, singkatan dari Bintang Lestari. Lalu, Bram memohan kepada kami bertiga untuk tidak menceritakan hal ini kepada orang lain.

Saat saya menulis ini, saya mengecek profil dari si Bintang Lestari, eh taunya, Bram sudah menghapus semua komentar mesranya di Facebook. Hahahaha... ini dia gambarnya :

Sekarang yang tersisa hanya komentar dari Andika Oratmangun dengan si Bintang Lestari.

Pas saya ngecek – ngecek lagi, eh malah ketemu yang seperti ini :

Dari orang – orang yang ngelike, kenapa bisa ada Stenly di situ? --" Laki – laki yang satu ini nih, kalo urusan perempuan, memang cepat .

Oke cukup, kembali ke blowjob !!!

Mungkin, ini adalah karma yang diperoleh Bram karena sering menipu orang. Saya pernah menjadi korban salah satu kelicikan orang ini. Saya pernah meminta nomor HP cewek pada Bram. Kemudian dia mengasih sebuah nomor HP dan mengatakan bahwa nomor ini milik perempuan di sekolah lain yang cantik, putih, pintar, alim, pokoknya andalan. Saya sangat senang. Lalu saya sms nomor itu, saya ajak kenalan...

Dan betapa biadabnya Bram... ternyata, yang dia kasih itu nomor HP anaknya bu Femmy yang satu sekolah dengan kami yang konon katanya sempat menjalin sebuah hubungan misterius dengan Bram sendiri. Setelah saya mengetahui bahwa itu Viola, anaknya bu Femmy, saya segera mengakhiri percakapan kami di sms. Bisa gawat kalau sampai ibu Femmy tahu saya ngajak kenalan anaknya. bisa - bisa, saya di masukkan ke dalam tabung reaksi yang penuh dengan H2SO4 yang sudah difertilisasi dengan larutan CaOH2. Sial! saya ditipu! Hari itu juga saya memutuskan untuk tidak akan pernah percaya lagi sama Bram dalam urusan cewek.

Selang beberapa hari, ada BBM masuk dari Rinal. Saya kaget setengah mati. Dia mengirim foto cewek cantik, putih, sexy yang belahan dadanya kelihatan. Kemudian Rinal mengatakan bahwa itu adalah temannya. Dia ingin memberikan nomor temannya itu kepada saya. Saya lihat lagi foto cewek itu. wuihhh, cantik gila! tapi, foto - foto seperti ini banyak sekali di internet. Pasti Rinal niat menipu saya, sama seperti Bram. Akhirnya, saya mengatakan tidak.

(pesan : terkadang, melihat foto - foto cewek sexy di internet juga dapat berguna)

Bram sudah kena karma, sekarang tinggal tunggu saja, kapan giliran Rinal...

Lalu, malam tiba. Bram, Rinal, dan Wisnu akhirnya pulang ke rumah masing – masing dengan damai.

Nah, sampai di sini saja yah... saya mau midnight, mau download film. Sampai jumpa di postingan selanjutnya... daah.