x

.

Saturday, 19 October 2013

Liburan Juga Suram


Smagust mulai libur tanggal 10 Oktober dan akan masuk kembali tanggal 21 Oktober. Paduan suara Smagust atau yang biasa disebut Smagust Choir (baca : kuayer) mengikuti lomba di Manado. Nah, hasilnya sekolah diliburkan 12 hari. Pada awalnya saya mengira ini akan menjadi liburan yang menyenangkan, apalagi saya sudah mendownload beberapa film yang pastinya akan seru ditonton saat liburan seperti ini. Oiyaaa, yang membuat liburan ini semakin menyenangkan ialah hanya ada 1 PR yang diberikan bapak ibu guru, yaitu PR kimia. Okeeeee... tak masalah, Cuma 1 PR. Meskipun Cuma 1, tapi panjangnya minta ampun dan akan bikin repot pastinya. Tapi sekarang bukan saatnya untuk memikirkan PR. Ini saatnya bersenang – senang.

Hari pertama dan kedua liburan. Sebagai OSIS yang baik, di dua hari awal liburan, bersama OSIS - OSIS yang lain mengadakan wawancara untuk melihat, memilah, dan memilih adik – adik kelas yang nantinya akan menjadi OSIS. Sudah pasti di dua hari itu saya tidak bisa merasakan nikmatnya tidur dengan puas karena harus bangun pagi. Tapi tak apa karena terbayar lunas tuntas oleh banyaknya kejadian lucu di dua hari itu. Oiya ada juga yang menjengkelkan. Ada seorang adik kelas perempuan yang saya tidak tahu namanya disuruh membuat puisi untuk saya, saat itu saya sangat senang karena akan dibuatkan puisi. Begini puisinya...

Kak Edo...

Engkau bagaikan gitar yang biasa ku petik...

(Saya menganggap maksud dari puisi ini : gitarrr... petikkk.... gitar dipetikkkk.... suara... suara petikan yang merdu... indah... oh berarti di dalam diri saya terdapat keindahan. Oke... puisi ini terlihat bagus, dan saya sudah tidak sabar mendengar kelanjutannya)

Lalu begini kelanjutannya :

Engkau bagaikan boneka...

Yang biasa ku permainkan...

(eh? Permainkan?)

Tiba – tiba OSIS – OSIS yang lainnya udah ngakak mendengar kelanjutan puisi itu. Tunggu dulu, tunggu dulu... mmmmm apa maksud puisi itu? Maksudnya saya itu seperti boneka yang hanya bisa diam, begitu tak berdayanya hingga dapat dipermainkan oleh seorang wanita? Apa ini??? Apa adik kelas ini berniat mengungkit – ungkit masa lalu? Ha??? Ini puisi terbiadab yang pernah saya dengar :|

Hari – hari libur selanjutnya saya jalani dengan penuh kesenangan ; bisa tidur sepuasnya, begadang sepuasnya, internetan sepuasnya, dan nonton film (aksi, cinta – cintaan, lucu – lucuan, dan kuda – kudaan) sepuasnya. Bukannnn... bukan BF. Film kuda – kudaan itu adalah film perang menggunakan kuda, yaaa semacam horse war gitulah. ;)

Liburan ini juga saya semakin giat menjalankan OCD( Obsessive Corbuzier’s Diet). Hasil diet 2 bulan ialah turun 7kg (dari 85kg ke 78kg), yaaahhhh... lumayanlah. Mudah – mudahan berat badan saya bisa turun lagi, paling nggak jadi 72 atau 73 lah...

Hari demi hari berlalu, dan saya begitu menikmati liburan saya hingga pada suatu malam, pukul 1, hari jumat, saat saya ingin bermain internet, mencari tugas kimia... saya mengeluarkan kartu dari HP dan saat saya ingin memasukan kedalam modem, tiba – tiba saja kartu itu hilang... hah??? Saya dimalam itu sangat bingung, kenapa kartu yang ada ditangan saya tiba – tiba hilang? Apa saat mau memasukan kedalam modem saya menjatuhkan kartu itu? Hingga saat saya menuliskan postingan ini, saya belum menemukan kemana perginya kartu saya. Saya sudah mencari kemana – kemana tetapi hasilnya sama saja ; saya tetap tidak bisa menemukan kartu AS saya... padahal di dalamnya ada paket internetan sebulan, ada pulsa yang baru saya beli untuk internetan midnight, dan juga ada kenangan indah didalamnya. Hmmmmmmpppppp.... suram!

Efek dari menghilangnya kartu saya ialah tidak bisa internetan, tidak bisa smsan dengan pacar eh sori, lupa... saya tidak punya pacar... tidak bisa internetan berarti saya juga tidak bisa mengerjakan PR kimia yang diberikan oleh ibu Femmy.

Tapi menurut film yang saya tonton(billionare), kita tidak boleh mudah menyerah... yaudah hari sabtu saya mencari lagi kartu saya... saya sudah membolak balikan kasur, memeriksa di bawah kolong tempat tidur, memeriksa di tempat buku – buku, pokoknya saya sudah memeriksa diseluruh sudut kamar tetapi saya tetap tidak menemukan kartu saya. Ahhhh, noge se!

Tapi sekali lagi saya tidak boleh menyerah, saat ini... saya mengambil kartu milik mama saya yang di dalamnya ada pulsa 8000 dan saya akan pakai 7000 untuk internetan midnight. Mudah – mudahan mama saya tidak sadar...

mmmmm..... oiya, untuk kartu... dimanapun engkau berada... jika kau bisa membaca tulisan ini, saya mohon dengan sangat, kembalilah. Saya sangat membutuhkan kau, kartu. Betapa sakitnya merasa kehilangan... tak terkecuali kehilangan engkau, kartu...

Eh, btw... sudah jam 2 nih, saya mau internetan dulu nyari tugas.

daahhhhh